Saturday, January 21, 2006

CSIG di Amerika: MANAGER APARTEMEN KAMPOENG MELAJOE YANG GALAK

Kalau ada hal yang menakutkan di Amerika, itu bukan hantu pocong atau kuntilanak, melainkan bertemu dengan manager apartemen yang biasa nongkrong di 'front desk' depan lobby.

Statusku yang tidak terdaftar alias gelap di apartemen ini beresiko untuk diusir. Wanita tua, sebut saja Linda itu kalo sudah “nyerocos” nggak ada yang bisa nyetop. Pernah aku kena apes, ketika sampai di depan pintu lobby (berhubung aku tidak punya kunci sensor pembuka pintu), aku kemudian dibukakan pintu oleh petugas Front Desk. Kulihat ada si Linda berdiri di sebelahnya. Aku mengucap terimakasih dan langsung nyeloyor.

Tiba-tiba dia berteriak memanggilku, aku kemudian berbalik dan terpaksa menuju ke front desk lagi. Hatiku deg-degan, sudah Inggrisku pas-pasan, apa nanti yang harus ku omongkan? Otakku berputar, kalau aku bilang tinggal di sini, pasti urusannya jadi panjang. Bisa-bisa dia tanya namaku, tinggal di kamar berapa, di list pengontrak ada namaku nggak. Saking deg-degan ketika ditanya, aku hanya menjawab gugup,“..visit ... visit”.

Sekilas kudengar wanita tua itu ngomel-ngomel. Orang – orang penghuni apartemen yang keluar – masuk lobby berhenti sejenak memperhatikan omelan manager gedung itu. Kalau kukira-kira barangkali artinya," Mau bertamu harus lapor dulu, jangan asal nyelonong."

Kulihat si Tammy, perempuan hitam berbadan gemuk petugas front desk yang biasa membukakan pintu untukku hanya diam saja. Lantas masih dengan suara tinggi, si wanita galak itu tanya kamar berapa yang mau dikunjungi dan kujawab seven twenty.

Aku disuruh menunggu, si Tammy kemudian menghubungi kamar bang Herdy lewat pager. Tak ada jawaban dari kamar 720 karena memang semua sedang bekerja. Akhirnya aku tak boleh masuk kamar dan dipersilahkan menunggu di ruang lobby atau meninggalkan pesan.

Setelah kejadian itu, aku tidak mau lagi masuk gedung antara jam 10 pagi sampai jam 4 sore. Menghindari kalau-kalau si wanita tua itu nongkrong di front desk. Kalaupun aku istirahat restoran jam 2 – 4 sore, waktuku lebih baik kugunakan untuk tidur-tiduran di restoran atau jalan – jalan.

Janu Jolang
Catatan Saku Imigran Gelap di Amerika

No comments:

 
Site Meter